Beranda DAERAH Kades Mumbulsari Dilaporkan Ke Polres Jember , Di duga Korupsi BLT-DD Penanganan...

Kades Mumbulsari Dilaporkan Ke Polres Jember , Di duga Korupsi BLT-DD Penanganan Pandemi Covid-19

943
0

Kades Mumbulsari Dilaporkan Ke Polres Jember , Di duga Korupsi BLT-DD Penanganan Pandemi Covid-19

JEMBER, Rajawalinewatv ,Jatim – Kucuran Anggaran Pemerintah Pusat Untuk Warga Negara Indonesia Untuk menghadapi Pandemi Covid 19 Sangatlah Besar Melalui Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) dari anggaran APBN tahun 2020, untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 ( Covid-19 ), Namun Justru Lain Di Desa Mumbulsari Kecamatan MumbulSari Kabupaten Jember Jawa Timur ,
Di Duga melakukan Korupsi.

Dalam daftar usulan rekapitulasi calon penerima manfaat sebanyak 308 (tiga ratus delapan) orang, satu orang dalam satu bulanya memperoleh dana sebesar Rp. 600.000,- (enam ratus ribu rupiah) apa bila diperhitungkan sejak bulan April sampai dengan bulan Juni berjumlah 3 X 600.000,- = Rp. 1.800.000,- (satu juta delapan ratus ribu rupiah) yang sampai saat ini carut marut.

Warga menduga oknum Pemerintahan Desa Mumbulsari melakukan dugaan tindak pidana Penggelapan uang untuk Penanganan Pandemi Covid 19 tahun 2019

Masih dalam covid 19. perbuatan mana dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut : beberpa orang yang terdapat dalam usulan daftar rekapitulasi calon penerima BLT tetapi orang tersebut tidak pernah menerima dana.

Selain itu dua orang di tulis empat orang , yang dibedakan hanya NIK dan KK akan tetapi yang diserahkan kepada penerima manfaat hanya untuk 2 (dua) orang , sedangkan dana selebihnya calon penerima manfaat, diduga diambil sendiri oleh oknum tersebut dan orang meningal pun ada yang terdaftar.

Bahwa setelah BLT –DD untuk penaganan pandemi Covid-19 dinyatakan telah disalurkan semua , maka oknum Desa membuat Surat Pertanggungan Jawab kepada Bupati Jember, ternyata telah dilaporkan seolah-olah BLT – Dana Desa tersebut disalurkan semua kepada penerima manfaat, dengan adanya dugaan kejadian tersebut warga melaporkan ke Polisi.
pelapor menunjukan bukti surat laporan dan bukti pengiriman

Warga setempat yang melaporkan kejadian tersebut , bernama inisial HR dan ST saat di temui awak media minggu (2/8) menjelaskan,” kejadian tersebut sudah dilaporkan ke Polres Jember dengan tanda terima B/113/V11/2020 tanggal 27-7-2020 (484010),dan Tindakan disampaikan kepada Bapak Presiden RI di Jakarta,Bapak Kapolri di Jakarta, Inspektorat Pengawasan Umum (ITWASUM) POLRI.Di Jakarta Selatan dan Bapak Kapolda Jawa Timur di Surabaya. Yang kami Laporkan ada bernama inisial SO selaku Kepala Desa Mumbulsari bersama inisial ID selaku Kepala Dusun setempat”.

Masih kata HR dan ST laporan ini disampaikan karena adanya dugaan kejadian inisial SO Kepala Desa Mumbulsari baik sendiri maupun bersama dengan inisial ID sebagai Kepala Dusun Krajan, pada bulan April sampai dengan bulan Juni Tahun 2020,yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negri Jember. mereka melakukan atau menyuruh melakukan dan yang turut serta melakukan perbuatan secara melawan hukum dengan tujuan menguntungkan diri sendiri yang mana mereka ketika mendapatkan sebagian dari Dana Desa anggaran APBN berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2020 Tentang Kebijakan Keuangan Negara Dan Stabilitas Sistem Keuangan Untuk Penanganan Pandemi Corono Virus Disease 2019 (Covid-19) Dan/Atau Dalam Rangka Menghadapi Ancaman Yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan Menjadi Undang- Undang.

“Bahwa inisial SO karena jabatanya menyuruh inisial ID agar menyalurkan sebagian dana desa tersebut untuk BLT- Dana Desa Untuk Penanganan Pandemi Covid -19 kepada penerima manfaat,akan tetapi sebagian dana tersebut tidak disalurkan melainkan dipakai untuk kepentinganya sendiri dan perbuatan mana dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut : -dalam daftar rekapitulasi calon penerima manfaat ada yang meninggal dunia – 3 (tiga) orang calon penerima yang masuk daftar rekapitusi tetapi tidak menerima – 2 (dua ) orang calon penerima manfaat ,dalam daftar rekapitulasi menjadi 4 (empat) orang yang dibedakan hanya NIK dan KK,”ucapnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here