Beranda Berita Terkini Sekdakab Tanggamus Reaktif Covid – 19 dan di Isolasi Mandiri

Sekdakab Tanggamus Reaktif Covid – 19 dan di Isolasi Mandiri

186
0

Tanggamus|Rajawalinewstv.com

Sekretaris Daerah Tanggamus Drs. Hamid Heriansyah Lubis M.si. di nyatakan terpapar Covid – 19. Hal itu di benarkan setelah di lakukan rapid diagnosis test. (RDT) antigen terhadap sekda, hasilnya reaktif.

Awalnya kami kesulitan mendapatkan informasi resmi terkait kondisi beliau, sebab banyak pihak bungkam dgn kabar ini.

Namun setelah mendapatkan sumber yang dapat di percaya akhirnya mendapatkan titik terang. Juru bicara satuan Tugas percepatan penanganan Covid kabupaten tanggamus Dr. Eka priyanto memberikan keterangan melalu pesan watshapp. Senin ( 26.4.21 ) pukul 14.49. Eka priyanto membenarkan kondisi Sekdakab Tanggamus RDT antigen.

“iya benar pak sekda Tanggamus Terpapar Covid -19 dengan pemeriksaan RDT reaktif” membenarkan lewat pesan whatsapp.

Pesan lain Dr. Eka priyanto menerangkan kronologis apa yang di rasakan Sekda Tanggamus hingga di nyatakan reaktif, keluhan awal terkait kondisi beliau kesehatan nya menurut Dr Eka priyanto di sampaikan Sekda pada minggu ( 25.4.21 )
Pada tanggal 25 April 2021, merasa ada keluhan, beliau meminta ke dinas kesehatan kabupaten tanggamus untuk di lakukan pemeriksaan RDT antigen, dengan hasil RDT antigen reaktif.
Karena bergejala ringan dan beliau pun di lakukan isolasi mandiri di rumah, dengan mengedepankan Protokol kesehatan Untuk menghindari penularan lebih luas. Tutur Eka priyanto.

Langkah – langkah yang di lakukan tim medis kesehatan kabupaten tanggamus, menyebutkan melakukan tracing kontak erat dan disinfeksi di lingkungan kerja sekda.

Ketika di tanya lebih lanjut bagaimana dengan Bupati dan wakil bupati Tanggamus, Eka menjawab bahwa tracing kontak erat juga telah di lakukan RDT antigen.
” Alhamdulillah hasil tracing kontak erat dengan pemeriksaan RDT antigen hasilnya non reaktif.tutur Eka priyanto.

Terkait darimana Asal Sekdakab Tanggamus bisa terpapar Covid -19. Eka priyanto menerangkan bahwa selama 14 hari sebelumnya, Sekda tidak melakukan perjalanan dari atau Jona merah sekalipun. tutupnya.(redi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here