Beranda Berita Terkini SPBU KOMPAK 66.796.002 KEC. SOKAN ” KABUPATEN MELAWI KALIMANTAN BARAT DI DUGA...

SPBU KOMPAK 66.796.002 KEC. SOKAN ” KABUPATEN MELAWI KALIMANTAN BARAT DI DUGA TIDAK SESUAI DENGAN PROGRAM PRESIDEN JOKOWI

446
0


Sintang | Rajawalinewstv.com-Sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 36 tahun 2016 tentang Percepatan Pemberlakuan Satu Harga Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan secara Nasional memberi Amanah kepada BPH Migas sebagai Badan yang ditugasi untuk mengawal agar Jenis BBM Tertentu dan Jenis BBM khusus penugasan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat di Indonesia dengan harga yang sama.

Program BBM Satu Harga ini tidak lepas berkat kebijakan yang dirilis langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Yahukimo, Papua, Oktober tahun 2016. Program BBM Satu Harga merupakan pengejawantahan dari energi berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Pemerintah berkomitmen untuk menyukseskan program ini untuk menciptakan harga bahan bakar yang sama antar daerah. Berbagai moda transportasi juga digunakan untuk memperlancar distribusi BBM, termasuk mengoperasikan pesawat pengangkut BBM ke sejumlah wilayah 3T (terdepan, terpencil, dan terluar).

Namun sangat disayangkan pendistribusian dan penyaluran BBM SPBU KOMPAK 66.796.002 yang di. Kec. Sokan Kab. Melawi kalimantan Barat ini, berbeda dengan Kebijakan presiden Joko Widodo untuk menyukseskan program menciptakan harga yang sama antar daerah.

Berdasarkan temuan dan hasil konfirmasi awak media dengan salah satu warga Sokan, mengatakan bahwa SPBU KOMPAK 66.796.002 menyalurkan BBM dengan Sistem antrian drum Dan drigen. Dengan harga jauh diatas harga HET. 8000/liter. Salah satu warga Sokan yang berinisial Jsh,

Mempertanyakan dan mengeluhkan apakah spbu 3T harus datang boleh di antrikan,dan kami masyarakat yang memiliki motor tidak di layani karena seringkali kami masyarakt ingin mengisi motor tidak pernah mendapatkan minyak karena di habiskan oleh para pengantri yang memperjual belikan minyak jadi kami harus membeli minyak dengan para pengantri yang di jual di kios – kios milik pengantri 10.000/liter.
Dan ditempat terpisah berdasarkan hasil konfirmasi dengan salah satu warga Sokan, inisial Udg/Syi mengatakan bahwa SPBU KOMPAK 66.796.002 Memang seringkali setiap minyak datang langsung di antarikan kepada pengantri yang mengecer harga di luar spbu 10.000/liter.

Bagaimana tidak, menjual harga 10/liter Sementara membeli di spbu sudah mencapai 8.000/liter,karena menurut Saya spbu 3T ini harus menjual harga yang sama seluruh indonesia dengan harga yang setandar yang di berikan oleh pemerintah,Karena dengan harga yang seperti itu di masa pandemi covid -19 ini kami Sebagai masyarakat sokan sangat keberatan dengan harga yang sangat tinggi dengan penghasilan yang terbatas pungkasnya.

Di tambahkan oleh salah satu aktivis LSM korwil Melawi jangkar borneo Supriyadi bahwa spbu kompak patut di pertanyakan,Ini sudah menyalahi mekanisme dalam penjualan Spbu pada standarnya,Karna menurutnya harga Solar di spbu 5.150/liter, bensin Harga 6.450/liter Dan Harga pertalit 7.850/liter.

‘’ saya prihatin dengan kondisi spbu Kompak 66.796.002 yang melayani antrian mengunakan drum dan drigen dengan bebas, Dan saya mengharapakan ada sangsi dari pertamina dan teguran dari pihak kepolisian karna minyak itu diperuntuk – untuk semua masyarakat, bukan untuk di perjual belikan oleh para pengantri dengan harga tinggi pungkasnya.
Penulis : SYAHBANDI (KABIRO MELAWI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here