Beranda Berita Terkini PT Raja Batu Abadi menggunakan Kayu Cerocok Kecil Dana mencapai Miliaran Rupiah

PT Raja Batu Abadi menggunakan Kayu Cerocok Kecil Dana mencapai Miliaran Rupiah

584
0

PT Raja Batu Abadi menggunakan Kayu Cerocok Kecil Dana mencapai Miliaran Rupiah.

Tanjungbalai Rajawalinewstv / Kegiatannya Proyek Peningkatan StrukturJalan Propinsi Ruas Tanjungbalai (P.Tembok) Pasar I, BTS Labura Kabupaten Asahan dengan nomor Kontrak 602/SBMBK/UPTJJ-TB/KPA/651/2021 yang dilaksanakan PT Raja Batu Abadi dengan Pagu Dana Rp.11.592.767.600,Konsultan CV Prima Rancang dengan Sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021.

Dari pantauan Wartawan dilapangan pekerjaan kegiatan yang menggunakan Dana mencapai Miliaran tersebut diduga terkesan asal-asalan serta kayu Cerocok yang digunakan kecil=kecil.

Dan ketika hal tersebut di Kompirmasi Wartawan pada Konsultan yang ditemui dilokasi Pekerjaan dan menanyakan tentang Kayu Cerocok yang digunakan kecil-kecil,beliau menyatakan bahwasanya Cerocok yang yang dipakai saat ini berkisar antara 2 Inci sampai 4 Inci.

Ditempat terpisah Menurut Wakil Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Indonesia (LSM AI) Sumatera Utara Sudi Rahmat Rabu 16/6/21 menyatakan pada Wartawan disalah satu kedai Kopi yang ada dibilangan Kota Tanjungbalai bahwasanya.

Pekerjaan Proyek yang menelan Dana mencapai Miliaran tersebut seharusnya menggunakan Kayu Cerocok yang harusnya minimal memakai kayu yang 3 Inci keatas mengingat tanah yang ada disana adalah Tanah berlumpur, tetapi kayu yang digunakan Kontraktor saat ini sangat kecil-kecil.

Dan untuk itu kita meminta agar Pihak dari Dinas terkait meninjau ulang kembali pekerjaan yang dilaksanakan pihak Kontraktor tersebut dan bongkar kembali Pengerjaan Proyek menggunakan Kayu Cerocok Kecil-kecil yang tidak sesuai dengan Bestek.

Apabila hal tersebut masih dilanjutkan pengerjaannya maka kita dari Lembaga Aliansi Indonesia akan membuat pengaduan kepada pihak Penegak Hukum Ungkap Sudi mengakhiri.(Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here