Beranda Berita Terkini Pengelolaan sampah Di TPI kota agung carut marut

Pengelolaan sampah Di TPI kota agung carut marut

402
0

Tanggamus. Minimnya pengelolaan Sampah yang berserakan di tempat pelelangan ikan ( TPI) kota agung, yang di keluhkan masyarakat setempat juga selaku pelaku Usaha dan ketua Pokmas kelurahan pasar madang yang selama ini terkena imbas nya. Kamis. 19.8.2021.

Menurut Acok Ketua Rt sekaligus Ketua Pokmas pasar madang Kota agung, ” Apa yang selama ini menjadi keluhan masyarakat yaitu sampah yg tidak terkondisi juga tak terawat di lingkungan TPI , di karenakan bukan wewenang kelurahan, yang di sinyalir di kelola Oleh dinas kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung.

“Sungguh miris kami kena imbas sampah selama ini dan sampah ini mau di bawa kemana,sedangkan Armada kontener milik dinas saat ini tidak dapat di pungsikan, sedangkan kami pihak kelurahan tidak ada Armada untuk mengangkut nya. Pungkasnya.

Selain itu juga Acok yang keseharian nya menjadi tempat pengaduan masyarakat selalu kewalahan atas pengelolaan Limbah yang tidak bisa tertangani hingga setiap hari masyarakat merasakan bau limbah yang sdh membusuk dan hampir setiap hari di tangani nya untuk membereskan sampah, namun tetap tidak maksimal.

” Selama ini apa yang saya keluhkan atau Aspirasi saya terhadap pengelola TPI atau penghubung dari Dinas Propinsi maupun Kabupaten selalu tidak di gubris, untuk mencari solusi jalan yang terbaik mengenai Limbah sampah ini, perlu di ketahui dampak nya akan menimbulkan penyakit untuk masyarakat setempat.

” Harapan saya, Tolong perhatikan dan memberikan kami pasilitas Untuk membantu mengelola lokasi ini karena kami butuh Armada untuk mengangkut limbah ini, supaya lokasi kita bersih. ” pintanya.

Di tempat yang sama Amri Pelaku Usaha ikan saat di konfirmasi awak media menyampaikan bahwa sampah ini benar- benar sangat mengganggu aktivitas Usaha baik pedagang dan pembeli.
” iya bang Sampah – sampah ini sungguh sangat mengganggu bau busuk nya, jadi sudah menjadi kebiasaan sehari hari bau nya. ” ya harapan saya ini bisa di tindak Lanjuti demi kenyamanan bersama.

Sampai di terbitkan berita ini, Dinas terkait belum bisa di konfirmasi. ( redi )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here