Beranda Berita Terkini Terkait Dana Bos Tahun 2020 Diduga Korcam K3S Yuli Jauhari dan Bid...

Terkait Dana Bos Tahun 2020 Diduga Korcam K3S Yuli Jauhari dan Bid Dikdas Adanya Konsorsium Dana Bos

222
0

Terkait Dana Bos Tahun 2020 Diduga Korcam K3S Yuli Jauhari dan Bid Dikdas Adanya Konsorsium Dana Bos

www.rajawalinewstv.com Pringsewu- Menindak Lanjuti Pemberitaan adanya Dugaan Penyimpangan Dana Bos Tahun 2020 terhadap Kepala Sekolah SDN 1 Tanjung Anom Yuli Jauhari Kawan kawan Forum KWRI akan Melaporkan Ke Dinas Pendidikan dan Inspektorat berlanjut ke babak Persiapan Pelaporan Ke APH.

Dengan adanya Dugaan indikasi Penyimpangan Realisasi Dana Bos Tahun 2020 – 2021 hasil investigasi Awak media serta data yang kami dapatkan kami menduga Dana Bos di buat konsorsium oleh beberapa Pejabat yang berkepentingan salah satunya Dinas Pendidikan Bid DikDas,

karna hak dan kewenangan terkait Pengawasan serta realisasi dana Bos, apa bila ditemukan nya penyimpangan terkait dana bos, Dinas Pendidikan khusus bidang Dikdas Bertanggung jawab

Terkait berita yang sudah Terbit di beberapa Media Online dan cetak terkait Indikasi dugaan penyimpangan dana bos oleh Oknum kepala sekolah merangkap Korcam K3S, Yuli Jauhari Serasa Mengabaikan dan Kebal Hukum.
Berdasarkan peraturan Mentri pendidikan dan kebudayaan Nomor 76 tahun 2014 tentang perubahan atas peraturan Mentri Pendidikan dan kebudayaan nomor 101 tahun 2013 tentang petunjuk teknis penggunaan dan pertanggung jawaban keuangan dana bantuan Operasional Sekolah tahun anggaran 2014 ( ” Permendikbud 76/2014′)
Sebagai di uraikan dalam lampiran 1 Huruf c Permendikbud 76/2014 khusus bos bertujuan
1.membebaskan pungutan bagi seluruh peserta didik SD/SDLB Negri dan SMP /SMPLB/SD-SMP . SATAP /SMPT Negri terhadap biaya operasional sekolah
2. Membebaskan pungutan seluruh peserta didik miskin dari seluruh pungutan dalam bentuk Apapun baik di sekolah negri atau pun suwasta.
3.meringankan beban biaya Operasional sekolah bagi peserta didik di sekolah.
Berdasarkan Permendikbud 76/2014 sudah jelas serta Konsekwensinya akan tetapi di lapangan masih banyak Oknum Kepala sekolah Melakukan penyimpangan dari beberapa aitem yang ada di dana bos.
Kami berharap kepada Inspektorat beserta APH kab Pringsewu lebih menunjukan kinerja terkait dengan adanya praktek Penyimpangan dana bos karna sampai hari ini para Oknum tidak bisa terbongkar jaringan nya. ( Tim )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here