Beranda Berita Terkini Dikira Tidur, Tukang Becak Lansia di Tulungagung Ditemukan Meninggal Dunia

Dikira Tidur, Tukang Becak Lansia di Tulungagung Ditemukan Meninggal Dunia

91
0

Dikira Tidur, Tukang Becak Lansia di Tulungagung Ditemukan Meninggal Dunia

TULUNGAGUNG,Rajawali tv.Warga di Kel. Bago Kec/Kota Tulungagung tepatnya di dekat palang pintu perlintasan Kereta Api, pagi ini sekira pukul 06.00 WIB dikejutkan adanya kejadian orang meninggal dunia di atas becak yang diduga karena sakit.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Karjuni (70) beralamatkan di Ds. Wonorejo, Kec. Sumbergempol, Kab. Tulungagung.

Kapolsek Tulungagung Kota Kompol Rudi Purwanto, SH melalui Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Sasongko, SH saat dikonfirmasi awak media membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Benar, sekira pukul 06.30 WIB tadi pagi, petugas dari Polsek Kota Tulungagung menerima laporan tersebut. Kemudian menghubungi petugas SPKT dan Inafis Polres Tulungagung untuk mendatangi lokasi kejadian,” terang Iptu Nenny, Kamis (03/3/22).

Lebih lanjut Kasi Humas menjelaskan sesuai keterangan saksi Paijah (76), pada Kamis (3/3/22) sekira pukul 06.00 wib saksi mengantarkan minuman kopi di tempat mangkal becak korban, dan saat itu saksi mengira jika korban saat itu masih tidur di dalam becak yang tertutup plastik. Namun saat saksi memanggil manggil korban tidak ada jawaban, yang kemudian saksi menghubungi saksi Rifai (25) penjaga palang pintu KA untuk membantu membangunkan.

“Namun setelah tutup becak dibuka, saksi mendapati korban sudah dalam keadaan tidak bergerak dan kaku atau sudah meninggal dunia,” jelas Nenny.

Dari keterangan saksi, sebelumnya korban sudah lama menderita sakit sesak nafas dan tidak mau pulang, setiap harinya yang memberi makan minum adalah warga yang ada di sekitar TKP.

Kemudian dengan dibantu petugas Damkar yang saat itu sedang lewat menghubungi PSC, yang selanjutnya korban di bawa ke Rumah Sakit dr. Iskak Tulungagung.

“Dari hasil pemeriksaan petugas, pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda tanda akibat kekerasan,” pungkas Kasi Humas. (s,dik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here