Beranda Berita Terkini Di duga ada Nya indikasi Korupsi Konsorsium Terkait Penggunaan Dana Bos Di...

Di duga ada Nya indikasi Korupsi Konsorsium Terkait Penggunaan Dana Bos Di Dunia pendidikan tingkat SMP antara Kepala sekolah dan dinas pendidikan

79
0

Di duga ada Nya indikasi Korupsi Konsorsium Terkait Penggunaan Dana Bos Di Dunia pendidikan tingkat SMP antara Kepala sekolah dan dinas pendidikan

Surabaya Rajawalinewstv.com Dengan Bergulir nya Program Pemerintah Pusat adanya Bantuan Operasional Sekolah ( Bos ) awak Media Humas Polri Mencoba Mendatangi salah satu SMP Negri 5 Di kabupaten Surabaya Jl. Rajawali kota Surabaya No 57 serta langsung Bertemu Kepala sekolah Nanik Partiyah 01/09/2022 .

Awak media mencoba konfirmasi langsung dengan Nanik Partiyah selaku kepala sekolah dan tidak bisa menjelaskan penggunaan Dana Bos tahun 2020 padahal dana bos tahun 2020 di terima oleh pihak sekolah sebesar

Tahap 1 triwulan pertama Rp. 338.250.000 di cairkan pada tanggal 17 Februari 2020
Tahap 2 Triwulan Ke 2 sebesar Rp. 451.000.000 di cairkan pada tanggal 19 Juni 2020
Tahap 4 Triwulan ke 3 sebesar Rp. 338.910.000
Dicairkan tanggal 02 Oktober 2020

Total 1 tahun penerimaan dana Bos Tahun 2020 Rp. 1.128.160.000 Satu Milyar lebih.
Padahal jelas di dalam dana bos ada beberapa rincian.
1. Kegiatan Pembelajaran dan ekstra kulikuler
2. Administrasi kegiatan sekolah
3.pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan
4. Langganan daya dan jasa.
6. Penyediaan alat multimedia pembelajaran
7. Pengembangan perpustakaan
8. Dll.
Pada saat kami konfirmasi ke Nanik Partiyah selaku kepala sekolah SMP Negri 5 tidak mau menjelaskan terkait realisasi dana bos tahun 2020 ,

” Saya gak berani menjelaskan saya punya pimpinan kepala dinas , silahkan ke kepala dinas saja ungkap Nanik Partiyah Menegaskan.
Padahal jelas Juknis Penggunaan dana Bos tersebut,

kami menduga Kepala Sekolah dengan Kepala dinas Pendidikan Kota Surabaya ada nya Konsorsium Tentang Pengelolaan dan Penggunaan dana bos karna pada saat kami Konfirmasi salah satunya di SMP Negri 5 Surabaya slalu di arahkan ke dinas dan kami sudah di periksa oleh keuangan Dinas pendidikan ungkap Nanik Partiyah.

Kami Berharap Kepada BPK Provinsi dan APH kota Surabaya agar Lebih Teliti terhadap Permainan Indikasi Korupsi Konsorsium di tubuh pendidikan khusus nya kabupaten/ Kota Surabaya . ( Yt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here